Selamat datang di website Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga Administrasi Negara

Sosialisasi Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) di PKP2A III LAN

Dibuat : 30 Sep 2012
Pada hari Kamis pagi tanggal 27 September 2012, bertempat di ruang rapat utama PKP2A III LAN, Sosialisasi Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) dibuka secara langsung oleh Kepala PKP2A III LAN, Dr. Meiliana, SE. MM., dengan didampingi oleh  Kepala Bagian Tata Usaha, Safrodin, S. Sos. M. Si, Kepala Subbagian Keuangan, Windra Mariani, SH., dan Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum, Mustari Kurniawati, S. IP. M. PA.

Acara yang diikuti oleh seluruh staf PKP2A III LAN itu kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Biro Umum LAN RI, Drs. Edi Kusponco Wibowo, M. Si., yang menyampaikan bahwa progress Reformasi Birokrasi di lingkungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi telah pada tahap pengesahan oleh Komite Pemantau Reformasi Birokrasi Nasional pada tanggal 19 Januari 2012, juga telah mendapat persetujuan oleh Badan Anggaran DPR bersama 20 Kementerian / Lembaga (K/L) pada tanggal 4 September 2012.

Adapun paparan tentang Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi disampaikan oleh ibu Dra. Erna Irawati, M. Pol. Adm., Kepala Bagian Administrasi Pusat Kajian Manajemen Kebijakan dan Pelayanan, dan Bapak Drs. Teguh Widjanarko, MPA., Asisten Deputi Perumusan Program  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam paparan mereka dijelaskan sebagai tindak lanjut pelaksanaan reformasi birokrasi perlu dilaksanakan langkah-langkah reformasi birokrasi sebagaimana yang sudah tertuang dalam Road Map Reformasi Birokrasi, diantaranya adalah menekankan agar setiap individu termasuk jajaran pimpinan unit kerja harus mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi, dan setiap unit kerja harus melakukan langkah-langkah konkrit reformasi birokrasi.

Suasana Sosialisasi Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) di Ruang Rapat PKP2A III LAN

Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi memiliki 2 (dua) komponen, yaitu komponen pengungkit dan komponen hasil. Komponen pengungkit memiliki 5 (lima) kriteria yaitu kepemimpinan, sumber daya manusia (SDM) aparatur, perencanaan strategis, kemitraan dan sumber daya, dan proses. Sedangkan komponen hasil memiliki 4 (empat) kriteria yaitu hasil pada sumber daya manusia (SDM) aparatur, hasil pada masyarakat/pengguna layanan (stakeholder), hasil pada komunitas lokal dan internasional, dan hasil kinerja utama. Masing-masing kriteria di atas kemudian di-breakdown menjadi beberapa subkriteria yang kemudian dinilai untuk melihat keberhasilan pelaksanaan 9 (sembilan) program reformasi birokrasi. Output penilaian ini menghasilkan identifikasi hal-hal yang sudah baik, hal-hal yang kurang baik atau perlu diperbaiki, serta rencana tindak lanjut.

Adapun tindak lanjut pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan LAN adalah; Pertama, melakukan penilaian awal pelaksanaan reformasi birokrasi di LAN untuk mengetahui apa yang sudah baik, apa yang harus ditingkatkan, apa yang belum dilakukan dan harus dilakukan, dan menyusun rencana tindak lanjut; Kedua, melakukan survey ke pihak eskternal (pengguna layanan dan stakeholder); Ketiga, secara individual, seluruh pegawai harus mendukung upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka reformasi birokrasi; Keempat, secara individual, seluruh pimpinan harus melakukan upaya-upaya memperbaiki kepemimpinannya sehingga mampu mendorong pelaksanaan reformasi birokrasi; Kelima, melakukan survey internal; dan Keenam, mengevaluasi setiap langkah yang sudah dilakukan.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung interaktif ditandai dengan adanya beberapa pertanyaan dari peserta disela paparan narasumber yang kemudian dijawab dengan baik dan komunikatif oleh narasumber. Acara sosialisasi ini kemudian ditutup oleh Bapak Edy Kusponco Wibowo selaku Kepala Biro Umum LAN RI. Sebuah harapan menyeruak, semoga pelaksanaan reformasi birokrasi menjadi tonggak makin maju dan berjayanya Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (dewi)

Opini

Mencari Celah Inovasi dan Kreativitas Birokrasi

Saat ini publik merindukan hadirnya sosok penyelenggara pemerintahan (birokrasi) yang inovatif, lebih bersifat melayani, mampu menangkap persoalan yang timbul di masyarakat serta dengan segera memberikan solusi praktis. Hadirnya figur-figur kepala daerah ...Selanjutnya

Menumbuhkan Inovasi Kediklatan

Perubahan merupakan keniscayaan yang tidak terbantahkan. Setiap orang atau organisasi pasti akan mengalami dan terpengaruh oleh perubahan. Dinamika perubahan lingkungan yang begitu cepat yang ditandai dengan kemajuan ilmu dan teknologi menuntut sumber day ...Selanjutnya

Wacana Pemindahan Balaikota Samarinda

Wacana pemindahan Balai Kota Samarinda terus bergulir. Tidak hanya pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda yang merespons wacana ini, namun Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak juga menyampaikan pendapat bahwa sebaiknya Kantor Wali Kota Samarinda dipindah ke ...Selanjutnya


Jurnal